When We Were Young Diduga Akan Menjadi Bencana, Promotor Sama Dengan Festival Astroworld

VONMAGZ, JAKARTA- Viralnya poster When We Were Young membuat para penggemar antusias atas adanya tur band emo jadul dari awal tahun 2000-an tersebut. Acara ini menampilkan headliners termasuk My Chemical Romance, Paramore, Alkaline Trio, Avril Lavigne, Taking Back Sunday, Dashboard Confessional, hingga The Used. Nantinya acara ini akan diadakan di Las Vegas Festival Grounds pada 22 Oktober mendatang.

Photo Courtesy of Getty


Tapi banyak para penggemar festival juga yang melihat bahwa festival musik tersebut akan menjadi bencana seperti Astroworld Festival bahkan Fyre Festival yang sebelumnya gagal total. "Ada 65 band, ada 12 jam di hari festival, dan ada tiga panggung. Jika kalian menghitungnya, hasilnya sekitar 33 menit dan berubah untuk setiap band untuk dimainkan. Sepertinya begitu banyak yang bisa salah dengan ini" salah satu kritikan dari pengguna TikTok yang sudah dilihat sebanyak 280 ribu viewers. Penggemar lain juga menyebutkan bagaimana secara logistik bisa menghabiskan waktu hingga satu jam untuk mengganti seluruh set dan menyiapkan penampilan band berikutnya.


"Saya pernah ke festival yang bagus organisasinya dan sepertinya banyak yang salah dengan ini. Saya akan sangat siap untuk membuang uang jika ini adalah festival dua hari. Tapi saya tidak bisa membenarkan pengeluaran sebesar $300 untuk sesuatu yang sepertinya akan menjadi Fyre Fest 2.0".


Kemudian ada sebuah fakta yang ditulis oleh the Daily Wire bahwa Live Nation akan menjadi promotor untuk konser tersebut. Live Nation sendiri sebelumnya menjadi tersangka sejak menjadi promotor Astroworld Festival Travis Scott yang menyebabkan 10 orang tewas dan ratusan terluka. Mereka juga diduga harus bertanggung jawab atas perencanaan, penempatan staf, dan komunikasi dengan agensi lokal untuk acara yang menjadi bencana di Houston.


Live Nation saat ini memang menghadapi banyak tuntutan hukum dan penyeledikan atas peran apa yang mereka mainkan dalam mengevaluasi potensi bahaya atas keselamatan. Namun terlepas dari litigasi yang sedang berlangsung, perusahaan tersebut berjanji mereka memiliki rencana sendiri untuk konser 'When We Were Young".

0 comments