Viral Syarat Kerja di JNE Wajib Beragama Islam Hingga Ancaman Boikot

VONMAGZ, JAKARTA- JNE menjadi trending di Twitter setelah menunjukkan poster lowongan sebagai kurir JNE dengan syarat yang mengandung SARA. Dalam kualifikasi yang diberikan, para pelamar wajib beragama islam. Banyak netizen yang mempertanyakan dan bertanya ke JNECare di Twitter apakah non muslim tidak diizinkan untuk melamar. Sejak poster tersebut, sudah mulai muncul hashtag boikot JNE dan mendanai beberapa akun kementrian. Disamping itu ada salah satu netizen yang berani menantang JNE untuk menerima pelanggan muslim saja. "Berani gak? JNE sekalian nolak titipan paket dari non muslim? bisa bangkrut kamu JNE" tulis salah akun Twitter bernama @raihan_oo7.

Photo Courtesy of JNE


Pada poster yang tersebar tertulis bahwa kurir akan ditempatkan di wilaya Tamiang Layang Kecamatan Dusun Timur, Barito Timur, Kalimantan Tengah. Lowongan kerja itu dibuat kerjasama antara JNE dan CV Bangun Benua Lestari. Eri Palgunadi selaku VP of Marketing JNE mengatakan bahwa kejadian ini adalah pelanggaran SOP dan nilai-nilai perusahaan yang menghargai keberagaman dan perbedaan. JNE saat itu juga langsung melakukan pemutusan kerja sama dengan pihak mitra terkait. "Kami memberikan sanksi dengan pemutusan hubungan kerja sama dengan pihak mitra" kata Eri keoada kompas.com, Selasa (7 Desember).


Atas kegaduhan yang telah terjadi, JNE sudah memberikan klarifikasi lewat akun resmi JNE di Instagram. "JNE hadir di Indonesia selama 31 tahun, dan dibangun oleh manajemen dan karyawan/karyawati yang berasal dari beragam suku bangsa, ras, dan agama" tulis JNE lewat Instagram resmi @jne_id.


0 comments