Mulai Rakit Drone di Asrama Sempit, Frank Wang Founder DJI Masuk Jajaran Forbes

VONMAGZ, JAKARTA- DJI telah menjadi bisnis raksasa drone dunia. Pemiliknya bernama Frank Wang Tao (40) yang kini telah menjadi sosok entrepreneur sekaligus miliader genius di kota Shenzhen yang masuk jajaran Forbes. Forbes juga melaporkan harga Frank lebih dari 67 triliun dengan market share global yang diperkiran tembus 70%. "Mungkin dia adalah CEO teknologi yang paling menjaga privasi, hanya bersedia diwawancarai segelintir media selama 14 tahun berkiprah sebagai pemimpin DJI" tulis media Bloomberg.

Photo : The Verge


Frank memulai usaha drone dari kamar asrama di universitasnya di Hong Kong pada tahun 2006. Sejak kecil Wang sudah menunjukkan ketertarikannya kepada pesawat. "Saya merasa sangat beruntung membaca kartun bertema helikopter ketika saya masih kecil dan telah terobsesi dengan penjelajahan langit sejak saat itu. Orang tua saya memberi saya sebuah helikopter remote control sebagai hadiah untuk nilai bagus dalam ujian sekolah menengah tetapi saya sangat kecewa ketika jatuh karena stabilitas yang terbatas selama penerbangan" kata Frank dalam pidatonya di Universitas Shenzhen pada tahun 2015.

Photo : DJI


Frank menceritakan impiannya saat kecil yaitu memiliki perangkat terbang dilengkapi kamera yang mengikutinya kemana saja. Ia juga suka mengutak atik helikopter mainan dengan remote kontrol dan merakitnya sendiri saat kuliah. "Saya menyelesaikan proyek kuliah membuat helikopter itu pada tahun 2005. Kemudian saya mendirikan perusahaan ini di 2006. Waktu itu, saya membuat video helikopter tersebut dan rupanya orang yang melihatnya tertarik. Seseorang kemudian menghubungi untuk membelinya. Saya pikir mendapat deal yang bagus karena berhasil menjualnya sekitar USD 6000 padahal untuk membuatnya hanya butuh sekitar USD 2000" tambah Frank.


Frank sendiri tidak memiliki nilai yang bagus semasa ia sekolah. Ia selalu menghabiskan waktu membaca tentang hal hal terkait pesawat terbang. Bahkan saat ia mendaftar di universitas di AS, ia ditolak oleh universitas tersebut. Kini DJI telah berkembang pesat. Yang awalnya dimulai dari ruangan sempit di asrama kini menjadi perusahaan global dengan 14.000 karyawan dan 17 kantor internasional. Ia mengendalikan lebih dari 80 persen pasar drone komersial dan menghasilkan penjualan senilai 18 miliar yuan dan naik 80 persen dari tahun sebelumnya.

0 comments