Tolak Kenakan Kaos LGBT Demi Keyakinan Agama, Barista Starbucks Dipecat

VONMAGZ, JAKARTA- Seorang barista Starbucks di New Jersey bernama Betsy Fresse mengklaim bahwa ia dipercat karena menolak mengenakan kaos Pride demi keyakinan agamanya sebagai seorang Kristen. Freese yang telah bekerja di perusahaan tersebut dari tahun 2015, diundang pada meeting dengan beberapa rekan dan manajernya di bulan Juni lalu dimana ia melihat sebuah kotak berisi kaos dengan tulisan Pride dan langsung menolaknya.

Getty


Mendapatkan perlakuan tersebut, Fresse mengajukan gugatan pada minggu lalu ke Pengadilan Distrik New Jersey. Ia mengklaim bahwa ia dihubungi beberapa minggu kemudian oleh pusat bantuan etika dan kepatuhan Starbucks terkait permintaannya untuk tidak mengenakan kaos Pride. Barista tersebut juga mengatakan kepada perwakilan bahwa ia tidak ingin memakai kaos karena keyakinan agama mencegahnya melakukannya. Fresse diberi tahu pada tanggal 22 Agustus lalu bahwa ia telah dipecat karena perilakunya tidak sesuai dengan nilai nilai ini Starbucks.


Dalam gugatannya juga, Fresse mengungkapkan bahwa dia tidak memiliki rasa permusuhan apapun kepada mereka yang menerapkan gaya hidup LGBT. Fresse percaya bahwa Tuhan menciptakan pria dan wanita, bahwa pernikahan didefinisikan dalam Alkitab sebagai antar satu pria dan satu wanita saja, dan bahwa setiap aktivitas seksual yang terjadi di luar konteks ini bertentangan dengan pemahamannya tentang ajaran Alkitab. Gugatan yang diajukan menuduh tentang diskriminasi melanggar hukum ke Komisi Kesempatan Kerja yang Setara. Ia mencari kompensasi untuk rasa sakit dan penderitaan emosional ganti rugi dan pembayaran kembali dengan bunga.


Merespons hal tersebut, juru bicara Starbucks mengatakan bahwa tuduhan Fresse tidak berdasar, mereka menambahkan bahwa Starbuks tidak melakukan diskriminasi atas dasar jenis kelamin, agama, ras, atau orientasi seksual.

0 comments