Sri Mulyani Merespons Amarah Donald Trump Terkait Rencana Beban Pajak Netflix dan Spotify

JAKARTA - Pemerintah Amerika Serikat Donald Trump mengamuk setelah menyelidiki dan mendengar rencana penarikan beban pajak layanan digital di sejumlah negara termasuk Indonesia. Menurutnya, aturan tersebut akan meningkatkan ketegangan mitra bisnis antar negara dan skema pemungutan penarikan pajak yang tidak adil kepada perusahaan asal AS.

Gambar : Getty images


Menteri Keuangan Sri Mulyani memang berencana akan menarik beban pajak layanan digital streaming musik dan Film sebesar 10 persen pada tanggal 1 Juli mendatang yang dirasa telah memanfaatkan ekonomi Indonesia melalui transaksi tersebut.


"Jadi pajak digital saya nggak mau jawab dulu. Nanti yang jadi headline malah pajak subsidi" kata Sri Mulyani dalam video conference.


Mendengar rencana tersebut,. Perwakilan Dagang Amerika Serikat Robert Lighthizer akan mengambil langkah untuk melindungi perusahaan dan para pegawai Amerika Serikat. "Kami siap mengambil tindakan yang sesuai untuk membela bisnis dan pekerja kami jika diskriminasi tersebut dilakukan oleh negara lain" tuturnya.

0 comments