Seniman Indonesia Ikut Terlibat Dalam Pemilihan Bahasa dan Budaya di Film Disney 'RAYA'

VONMAGZ, JAKARTA- Konsultan budaya asal Indonesia dilaporkan ikut turut berpatisipasti pada film Disney 'Raya and the Last Dragon' yang diumumkan sejak tahun 2019 lalu. Di sepanjang trailer film, visual yang ditampilkan berupada referensi budaya seperti kesenian gamelan, buah kelengkeng, wayang kulit, hingga pedang yang mirip dengan keris untuk menjadi senjata andalan Raya.

Disney

Dok : Juliana Wijaya- The Cup of Life


Seorang konsultan asal Indonesia salah satunya bernama Juliana Wijaya yang berprofesi sebagai ahli bahasa dan Presiden Dewan Pengajar Bahasa Bahasa Asia Tenggara di Amerika Serikat. Seperti yang dilansir oleh VOA lewat Zoom, untuk pertama kalinya Juliana dilibatkan sebagai konsultan budaya untuk proyek sebesar film Raya. Lalu ada sosok Indonesia lainnya bernama Emiko Saraswati dan Dewa Putu Berata. Mereka merupakan pasangan seniman dari Sanggar Seni Cudamani di California, AS dan Gianyar, Bali. Tugas mereka untuk Raya adalah mengorganisasi kunjungan tim Disney ke Bali untuk mengikuti berbagai kegiatan mulai dari upacara adat, demo pencak silat hingga lokakarya gamelan.

Dok : Emiko Saraswati - The Cup of Life

Dok : Dewa Putu Berata - Tagar.id


Pemilihan kata 'Raya' sebagai judul film juga tak lepas dari peran Juliana. "Mereka memberi saya beberapa kata, lalu saya mengatakan, OK kalau ini artinya ini... Lalu saya memilih Raya, karena pertama, ya saya orang Indonesia" kata Juliana kepada VOA. Walaupun begitu, Disney remi menjatuhkan untuk menggunakan kata Raya butuh waktu berbulan bulan dan akhirnya menyetujui hal tersebut.

0 comments