Sempat Memohon, George Floyd Tewas Setelah Polisi Menginjak Lehernya. Minneapolis Meminta keadilan

JAKARTA- Seorang perwira polisi membekuk warga Afro Amerika atau kulit hitam bernama George Floyd (46) hingga tewas tidak mampu bernafas dengan menginjak lehernya dengan lututnya hampir selama 10 menit lamanya. Kejadian ini viral setelah rekaman video beredar di media sosial dan memicu amarah warga.

Gambar : New York Times


George Floyd sendiri sempat memohon dan berteriak untuk memberinya kesempatan untuk bernafas namun keempat polisi tersebut tidak menggubrisnya hingga ambulans tiba polisi tersebut masih menginjak leher Floyd. Floyd yang kala itu sudah tidak kuat sempat memanggil nama ibunya sambil berteriak "tolong, aku kehabisan nafas, perutku sakit, mereka akan membunuhku.


Warga sekitar yang sempat meminta polisi untuk tidak melakukan hal tersebut ketika Floyd diinjak, seorang polisi lain malah menghalangi warga yang berusaha untuk menolong Floyd yang sudah kehabisan nafas.


Kini demonstrasi besar besaran terjadi di Minneapolis, mobil dan kantor polisi diserang oleh warga dengan melemparkan batu hingga pecah untuk meminta keadilan. Dikabarkan keempat polisi tersebut dipecat oleh kepolisian Minneapolis. "Teknik yang digunakan tidak diizinkan. Ini bukan teknik yang dilatih petugas kami" ungkap Jacob Frey yang merupakan walikota di kota tersebut.

0 comments