Saint Laurent Hingga Balenciaga Hentikan Produk Dengan Bulu Hewan Mulai 2022

VONMAGZ, Jakarta- Brand asal Prancis Saint Laurent dilaporkan akan berhenti mendesain pakaian menggunakan jenis bulu apapun mulai 2022 tahun depan. CEO perusahaan, Francois-Henri Pinault mengatakan bahwa dunia kini situasinya sudah berubah.


Seperti yang diketahui semenjak pandemi, banyak yang menyoroti perdagangan hewan satwa liar yang akhirnya menuai banyak kecaman dari berbagai pihak. Brand besar seperti Saint Laurent dan Brioni merupakan brand terakhir yang akan berhenti memproduksi produk dengan bulu, sedangkan Gucci, Bottega Venata, Alexander McQueen, hingga Balenciaga sudah tidak lagi menggunakan bulu untuk produknya. "Sekarang waktunya telah tiba untuk mengambil langkah lebih jauh dengan mengakhiri penggunaan bulu di semua koleksi kami. Dunia telah berubah, bersama dengan klien kami, dan kemewahan secara alami perlu beradaptasi dengan itu" kata Pinault.



Getty


Kelompok Peta/Perlakukan Etis terhadap Hewan menyambut baik keputusan tersebut setelah selama puluhan tahun mendorong perusahaan di industri fashion untuk menggunakan bulu hewan untuk produknya. "Tidak seorang pun yang berhati hati menggunakan bulu. Tidak ada desainer dengan akal sehat yang akan menyentuhnya. Perusahaan fashion manapun yang masih menjualnya di tahun 2021 adalah hal yang sangat melakukan" kata Peta dalam sebuah pernyataan.


Getty


Kini Peta meminta Louis Vuitton untuk mengikuti langkah Saint Laurent untuk berhenti menggunakan bulu. "Mengapa Louis Vuitton masih menyimpan kulit binatang yang disiksa dalam koleksinya" kata Peta. Merespons pertanyaan itu, pihak Louis Vuitton mengatakan kepada AFP bahwa produknya dibuat dengan cara yang paling etis dan bertanggung jawab, serta tidak akan menggunakan bulu dari spesies yang terancam punah.

0 comments