Rusia dan Prancis Berselisih Tentang Label Champagne

VONMAGZ, JAKARTA- Prancis dan Rusia dilaporkan saling berselisih tentang arti dari kata "champagne". Sebelumnya, Rusia telah menggunakan istilah champagne sebagai "shampanskoye" yang merujuk pada anggur bersoda yang diproduksi secara lokal sejak era Soviet. Sementera Prancis menyebut champagne untuk merujuk hanya pada anggur yang di produksi di wilayah Champagne di timur laut Prancis selama beberapa dekade.


Menurut AFP, Champagne sendiri dilindungi dibawah sistem Appellation of Controlled Origin Prancis yang seharusnya memberi mereka hak eksklusif atas istilah tersebut di negara negara yang mengikuti perjanjian dengan basis UE. Rusia, bukan negara yang melakukan penandatangan perjanjian tersebut, namun pada hari Jumat (9/7) menandatangani UU baru yang mewajibkan semua produsen anggur bersoda untuk menggambarkan produk mereka sebagai champagne di bagian belakang botol. UU itu juga mengizinkan para pembuat sampanskoye Rusia untuk terus menggunakan istilah tersebut secara eksklusif.

Dok: Getty


Merespons hal tersebut, kelompok industri sampanye Prancis menanggapi kontroversi pada hari Senin yang meminta para anggotanya menghentikan pengiriman ke Rusia, seperti yang dilaporkan oleh Reuters. "Komite Champagne menyesalkan fakta bahwa Undang Undang ini tidak memastikan bahwa konsumen Rusia memiliki informasi yang jelas dan transparan tentang asal usul dan karakeristik anggur. Nama Champagne dilindungi di lebih dari 120 negara" kata salah satu wakil presiden kelompok tersebut, Maxime Toubart dan Jean-Marie Barielle.

0 comments