Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani Meminta Maaf Kepada Negaranya Karena Melarikan Diri

VONMAGZ, Jakarta- Presiden Afghanistan Ashraf Ghani telah meminta maaf kepada seluruh rakyat Afghanistan setelah melarikan diri untuk berlindung di Uni Emirat Arab. "Meninggalkan Kabul adalah keputusan tersulit dalam hidup saya" kata Ghani. Sebelumnya Ghani meninggalkan Afghanistan saat kelompok Taliban memasuki ibukota Kabul pada 15 Agustus yang lalu. Ia mengatakan tidak bermaksud untuk meninggalkan rakyatnya, namun pelarian itu dinilai merupakan satu satunya cara.

Foto: BBC


Dalam sebuah pernyataan di Twitter, Ghani mengatakan ia tidak punya pilihan lain selain meninggalkan negaranya demi menghindari kekerasan yang meluas. "Saya pergi atas desakan keamanan istana" tullis tweet Ghani dengan tambahan bahwa ia melakukannya untuk menyelamatkan Kabul dan enam juta warganya. Ketika Taliban memasuki istana Presiden di Kabul, Ghani mengklaim Taliban ada kemungkinan akan menangkap dan membunuhnya.


Ashraf Ghani yang kini telah resmi menjadi presiden Afghanistan itu telah mendapatkan banyak kecaman dan kritikan dari politisi Afghanistan dan tentang pelariannya. Banyak yang menduga Ghani ketika melarikan diri juga membawa nominal uang yang sangat besar.

0 comments