Polisi Mabuk Tembaki 4 Orang Akibat Ditagih Minuman 3 Juta, Kapolda Metro Jaya Minta Maaf

Updated: Feb 26

VONMAGZ, Jakarta- Yusri Yunus selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya mengungkapkan kronologi penembakan di Cengkareng tepatnya di RM Cafe yang akan tutup pada pukul 04.30 WIB dini hari tadi. Bripka CS diduga melakukan penembakan karena tidak terima ditagih uang minuman sebesar 3,3 juta rupiah. "Ada 4 korban, 3 meninggal dunia di tempat" kata Yusri saat konferensi pers di Polda Metro Jaya pada Kamis (25/2).


Peristiwa tersebut berawal saat tersangka bripka CS datang ke kafe di Cengkareng Jakarta Barat sekitar pukul 02.00 WIB, Kamis (25/2). "CS datang ke TKP yang merupakan kafe untuk minum minum" kata Yusri. Lalu sekitar pukul 04.00 WIB kafe akan tutup, terjadi perdebatan antara CS dengan pegawai kafe. Saat itu juga CS mengeluarkan senjata api dalam keadaan mabuk. "Pukul 4 pada saat melakukan pembayaran, terjadi cekcok antara tersangka dan pegawai. Dengan kondisi mabuk saudara CS mengeluarkan senjata api dan melakukan penembakan ke 4 korban. 3 meninggal dan 1 dirawat di rumah sakit" tambah Yusri.

Dok : Irfan Adi Saputra/Kumparan


Fadil Imran selaku Kapolda Metro jaya menyampaikan belasungkawa dan meminta maaf atas insiden penembakan yang dilakukan oleh anak buahnya. "Sebagai Kapolda Metro Jaya, atasan tersangka, saya menyampaikan permohonan maaf yang setinggi tingginya kepada masyarakat, kepada keluarga korban dan TNI AD. Belasungkawa saya yang mendalam atas kejadian ini. Pelaku sudah kita lakukan pemeriksaan maraton pagi ini dan olah TKP, sehingga sudah didapatkan 2 alat bukti untuk diproses secara pidana" kata Fadil Imran.

0 comments