Perusahaan Teknologi dan Grup Kesehatan Mulai Menciptakan 'Passport Vaksin' Covid Digital

VONMAGZ, Jakarta- Grup besar teknologi seperti Microsoft, Oracle, Salesforce dan grup di bidang kesehatan Mayo Clinic Nirlaba kini bekerja sama untuk menciptakan passport vaksinasi digital dengan harapan pemerintah, maskapai penerbangan, dan bisnis bisnis lainnya dapat meminta bukti bahwa orang atau penumpang tersebut telah divaksinasi. 'The Vaccination Credential Initiative' merupakan koalisi organisasi yang bertujuan untuk menetapkan standard untuk memverifikasi apakah seseorang telah mendapatkan suntikan vaksin dan telah terlindungi dari Covid-19.


Images : KTVU Fox 2


Koalisi ini dibangun berdasarkan pekerjaan yang dilakukan oleh salah satu anggota 'The Commons Project' untuk mengembangkan sertifikat digital yang diterima secara internasional untuk membuktikan orang yang bersangkutan telah dites negatif untuk Covid-19. Tiket yang dikembangkan oleh nirlaba didirikan dengan dukungan dari Rockefeller Foundation kini telah digunakan oleh ketiga aliansi maskapai besar.


Images : Quartz2


Kepala Eksekutif The Commons Project, Paul Meyer mengatakan orang orang yang divaksinasi selama ini hanya diberikan selembar kertas. Dengan bekerja sama dengan perusahaan IT kesehatan seperti Epic dan Cerner di Amerika Serikat, sistem baru ini dapat menarik rekam medis elektronik untuk membuat kartu digital. "Orang orang harus membuat catatan vaksinasi untuk banyak aspek agar dapat hidup kembali seperti biasanya. Kita hidup di dunia yang terhubung secara global. Kami berharap bisa lagi" kata Meyer.

0 comments
  • Instagram
This site was designed with the
.com
website builder. Create your website today.
Start Now