Pelaku Pencoretan Mushola 'Anti Islam', Dibully Semasa SMA

Updated: Oct 1, 2020

VONMAGZ, Jakarta- Pelaku vandalisme di Musholla Darussalam, Tangerang dengan mencoret tembok 'Anti Islam', 'Saya Kafir' dan 'Saya Tidak Diridhoi' telah ditangkap oleh Kapolresta Tangerang . Pelaku bernama Satrio ternnyata masih berstatus mahasiswa di salah satu universitas swasta di kota Jakarta. Bukan hanya mencoret tembok masjid, pelaku juga menyobek Kitab Suci Alqur'an dan menggunting sajadah.

Dok : Pikiran Rakyat


"Kita tetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka atas kasus perbuatan corat coret membuat berbagai tulisan, kemudian merobek buku di situ yaitu alquran dan juga menggunting sajadah"ucap Ade Ary selaku Kapolres Kota Tangerang. Pelaku kini telah dikenakan pasal 156 (a) KUHPidana tentang kejahatan terhadap ketertiban umum, yang pada pokoknya bersifat perumusuhan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia dengan ancaman 5 tahun penjara. Kapolsek Pasar Kemis AKP Fikri Ardiansyah juga mengungkapkan berdasarkan keterangan dari pihak keluarga pelaku bahwa Satrio merupakan sosok yang introvert dan pernah mengalami pembullian selama SMA.


"Dulu sewaktu SMA sering dibully" Kata Kapolsek Fikri.

0 comments
  • Instagram