PBB Peringatkan Prediksi Jutaan Warga Myanmar Kelaparan Akibat Kudeta Militer

VONMAGZ, Jakarta- Perputaran ekonomi dan sistem perbankan di Myanmar dilaporkan lumpuh sejak awal kudeta yang dilakukan oleh junta militer untuk melengserkan pemimpin Aung San Suu Kyi pada bulan Februari yang lalu. Seperti yang dilansir oleh Channel News Asia, mata pencaharian mereka bahkan hilang setelah aksi pemogokan dan penutupan pabrik, harga bahan bakar naik serta harus menghadapi antrian sepanjang hari hanya untuk mengambil uang tunai.

Getty Images

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) memprediksi sekitar 3,4 juta Myanmar akan kesulitan membeli makanan dan mengalami kelaparan dalam beberapa bulan mendatang. "Semakin banyak orang miskin kehilangan pekerjaan dan tidak mampu membeli makanan. Respons bersama diperlukan sekarang untuk meringankan penderitaan segera, dan untuk mencegah kemerosotan yang mengkhawatirkan dalam keamanan pangan" kata Stephen Anderson selaku Direktur WFP (Program Pangan Dunia) di Myanmar.

0 comments