Nadim Makariem Periksa Siswi Non Muslim di Padang yang Dipaksa Berjilbab, Kepala Sekolah Minta Maaf

VONMAGZ, Jakarta- Rusmadi, Kepala SMK Negeri 2 Padang meminta maaf setelah viral video adu argumen antara orang tua siswi dan pihak sekolah yang meminta anaknya yang bukan beragama islam untuk wajib mengenakan jilbab. Namun kini siswi tersebut diperbolehkan sekolah tanpa jilbab dan pihak kepala sekolah meminta maaf kepada yang bersangkutan. Berawal dari orang tua siswi bernama Elianu Hia dipanggil oleh pihak sekolah karena anaknya tidak mengenakan jilbab dimana wajib dalam peraturan sekolah. Eliany dan anaknya Jeni Hia menolak menggunakan jilbab karena bukan beragama islam.


Foto : Sindo News


"Pakaian dan seragam, berkerudung untuk anak perempuan dan celana panjang abu abu. Jika tidak mengikuti aturan di sekolah, kami semua sepakat. Itu makanya kami bicarakan" kata guru SMK Negeri 2 Padang. Orang tua siswi tersebut mempertanyakan mengapa aturan tersebut diterapkan di sekolah negeri. "Bagaimana rasanya kalau anak Bapak dipaksa ikut aturan yayasan. Kalau yayasan tidak apa, ini kan negeri. Ini agama saya, kalau memakai jilbab seakan akan menmbohongi identitas agama saya pak" kata Elianu.


Merespons kejadian tersebut, Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan meminta orang orang yang terlibat dalam pemaksaan siswi non muslim untuk memakai jilbab di Sumatera Barat. Jika terbukti salah, Nadiem menegaskan yang terlibat bahkan bisa saja dipecat. Nadiem mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Badang untuk menindak lanjuti kasus tersebut. "Saya meminta pemerintah daerah sesuai dengan mekanisme yang berlaku segera memberikan sanksi tegas atas pelanggaran disiplin bagi seluruh pihak yang terbukti terlibat, termasuk kemungkinan menerapkan pembebasan jabatan, agar permasalahan ini jadi pembelajaran kita bersama kedepan. Hal tersebut merupakan bentuk intolenransi atas keberagaman, sehingga bukan saja melanggar peraturan Undang Undang, melakinkan juga melanggar nilai nilai Pancasila dan Kebhinekaan" kata Nadiem pada Minggu (24/01).

0 comments
  • Instagram