Militer Myanmar Bebaskan Tahanan dan Kerahkan Preman Untuk Berbuat Kerusuhan

VONMAGZ, Jakarta- Media Arab News melaporkan adanya dugaan militer Myanmar yang mengerahkan preman untuk melakukan pembakaran, perampokan, dan meracuni sumur milik umum. Rakyat Myanmar juga mulai cemas setelah militer membebaskan sekitar 22.000 tahanan pada Jumat (12/2) melalui amnesti.


"Mereka sekarang membutuhkan alasan untuk menindak kami. Jadi mereka menciptakan situasi kacau dan membuat orang merasa tidak aman dan merespons dengan panik" kata Aye Kyu, salah satu warga di Yangon. Ia juga mengatakan bahwa tetangga di sekitar rumahnya berjaga jaga di komplek rumahnya setiap malam. "Ini sangat mirip dengan situasi hanya beberapa hari sebelum penumpasan brutal militer terhadap pengunjuk rasa 1988. Kami tidak memiliki siapa siapa lagi untuk melindungi kami. Polisi dan tentara bertindak layaknya preman bagi kami" tambahnya.

Dok : Getty


Sebelumnya warga Myanmar juga melakukan mogok kerja dan pembangkangan sipil dalam bentuk protes terhadap kudeta militer. Kejadian tersebut mengakibatkan junta militer memberikan ancaman dan sanksi tegas bagi yang tidak kembali bekerja

0 comments