Mantan Anggota DPRD Jual Tanah Tanpa Sepengetahuan Pemilik ke Perusahaan Pengembang

VONMAGZ, JAKARTA- Seorang mantan anggota DPRD Brebes Jawa Tengah berinisial RQ dilaporkan atas dugaan menjual tanah warga yang luasnya 94 ribu meter persegi ke perusahaan pengembang pada tahun 2020 tanpa sepengetahuan pemiliknya. Tnah tersebut berada di persil 36 S II di Desa Tengguli, Kecamatan Tanjung.

Ilustrasi foto panturapost.com


"Awalnya saya kaget dapat kabar tanah dijual untuk perumahan. Ternyata benar, beberapa waktu kemudian tanah itu sedang diukur-ukur" kata pelapor Ahmad Chalwani di Kecamatan Loasari, Selasa (18 Januari). Tanah seluas 94 ribu meter persegi itu adalah warisan dari Hj Aminah Moentoek dan Chalwani merupakah salah satu anak angkat dari Hj Aminah Moentoek. Dan sesuai dengan bukti sertifikat tanah yang ada, tanah itu merupakan milik Nurhayatin, Alfan, dan alfiah.


"Tanah itu milik keluarga dari hasil waris dan ada pemiliknya yang sah karena (ada) sertifikatnya. Tiba-tiba ada yang mau jual ke pengembang secara ilegal. Dari situ kemudian saya mendatangi bagian hukum untuk difasilitasi supaya ada solusi. Ternyata sudah dijual-belikan oleh RQ ke perusahaan pengembang, yakni PT Patrior. Jadi selain nama Nurhayatin, Alfan dan Alfiah, ada sertifikat atas nama Suparman di persil tanah yang sama. Ada lagi yang masih berupa leter C" kata Chalwani.


Sampai sekarang, pihak kepolisian (Polres Brebes) masih mendalami kasus jual-beli tanah tersebut. Sejauh ini BPN Brebes ikut memberikan tanggapan atas surat permintaan klarifikasi dari bgian hukum Setda Brebes. "Sudah kami cek. Benar, sertifikat atas nama Nurhayatin, Alfan dan Alfiah masih on dan terdaftar di BPN. Tanah itu secara resmi milik tiga orang itu" kata Juarin Joko Sulistyo selaku Kepala BPN Brebes.

0 comments