Mahasiswa Singapura Diserang Secara Rasial Dituduh Membawa Virus Corona

VONMAGZ, Jakarta- Seorang remaja asal Inggris dinyatakan bersalah atas serangan yang ia lakukan secara rasial terhadap seorang mahasiswa di Singapura bernama Jonathan Mok di kawasan pusat perbelanjaan Oxford Street, London. Saat menyerang korban, remaja Inggris yang berumur 15 tahun tersebut berteriak "saya tidak ingin virus coronamu ada di negara saya" hingga menyebabkan cedera pada tubuh korban. Akibat kejadian tersebut, pelaku mengaku telah melukai tanpa niat dan menyangkal adanya motif rasial apapun. Pelaku akhirnya diadili di Pengadilan untuk remaja Highbury Corner.

Jonathan Mok/Facebook


Hasil rotgen menunjukkan sang korban mengalami komplikasi patah tulang di bagian tulang pipi dan hidung. Meskipun sang pelaku menyangkal dirinya tak menyinggung mengenai corona dan rasis, namun Hakim Ward pada proses pengadilan mengatakan bahwa bukti menunjukkan pernyataan remaja itu tidak dapat dipercaya. "Mengingat keterangan sejumlah saksi dan keterlibatan anda dalam insiden tersebut, kami merasa tak masuk akal anda telah melewatkan istilah rasis yang telah digunakan, dan karena itu sulit untuk mempercayai cerita versi anda" kata hakim Ward. Terdakwa kini dibebaskan dengan jaminan tanpa syarat dan akan dihukum di pengadilan untuk remaja Highbury Corner pada 27 Januari mendatang.

0 comments