LEGO Group Hapus Stereotip Gender Dari Semua Produk Mainannya

VONMAGZ, JAKARTA- Lego Group Denmark mengumumkan akan menghapus stereotip gender dari produk mainannya setelah dilakukan survei global untuk menemukan sikap bermain dan karir di masa depan yang tidak setara dan membatasi. Para peneliti menemukan bahwa anak perempuan lebih percaya diri dan tertarik untuk terlibat dalam berbagai kegiatan, hal yang sama tidak berlaku untuk anak laki laki. Hasulnya 71% anak laki laki takut mereka diejek jika mereka bermain yang dinilai 'mainan anak perempuan'.


Getty Images


"Orang tua lebih khawatir anak laki laki mereka akan diejek daripada anak perempuan mereka karena bermain dengan mainan yang terkait dengan jenis kelamin berbeda. Tapi itu juga karena perilaku yang terkait dengan laki laki dihargai lebih tinggi di masyarakat. Sampai masyarakat akhirnya menyadari bahwa perilaku dan aktivitas yang biasanya terkait dengan perempuan sama berharga dan penting" kata Madeline Di Nonno selaku kepala eksekutif Institut Geena Davis tentang Gender.

Getty Images


Studi tersebut menemukan bahwa orang tua masih mendorong anak laki laki untuk melakukan kegiatan dan sebaliknya, sementara anak perempuan diarahkan untuk menari, berdandan, memasak dan sebagainya. "Studi ini menekankan betapa bias gender yang mendarah daging di seluruh dunia. Tapi kita juga mendorong anak perempuan untuk bermain dengan barang 'laki laki', tetapi tidak sebaliknya" tambah Geena Davis.


Sejak awal tahun 2021, Geena Davis telah mengaudit Lego dan berkonsultasi untuk mengatasi bias gender dan stereotip berbahaya, dan perusahaan telah berjanji untuk menghapus bias gender dari lini produknya. "Secara harfiah, Lego telah diakses oleh lebih banyak anak laki laki, tetapi produk seperti Lego Dots atau Lego City Wildlife Rescue Camp telah dirancang khusus untuk menarik anak laki laki dan juga perempuan" kata pihak Lego.

0 comments