Langgar Pakta Nuklir, Iran Diam Diam Kembangkan Uranium di Fasilitas Nuklir Bawah Tanah

VONMAGZ, JAKARTA- Pemerintah Iran kini telah dinilai melanggar pakta nuklir 2015 dengan negara negara besar setelah melanjutkan pengayaan 20% uranium di fasilitas nuklir bawah tanah. Media Reuters melaporkan keputusan pengayaan merupakan pelanggaran terbaru yang dilakukan Iran ditengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat pada hari hari terakhir pemerintahan Presiden Donald Trump. Iran sendiri telah melanggar perjanjian pada tahun 2019 sebagai tanggapan atas penarikan Trump dari pakta 2019. Hal ini tentu mempersulit presiden terpilih AS Joe Biden untuk kembali kesepakatan awal.

Images : Reuters


"Beberapa menit yang lalu, proses produksi 20 persen uranium yang diperkaya telah dimulai di kompleks pengayaan Fordow" kata Ali Rabeie selaku juru bicara pemerintah kepada media pemerintah Iran. Langkah tersebut merupakan salah satu yang telah di sahkan oleh parlemen Iran sebagai tanggapan atas pembunuhan ilmuwan ilmuwan nuklir di Iran yang berturut turut terjadi selama beberapa pekan.

0 comments