Korban KDRT Wanita Afghanistan Dipaksa Memilih: Kembali ke Rumah Atau Dipenjara Oleh Taliban

VONMAGZ, Jakarta- 20 perempuan Afghanistan dilaporkan melarikan diri dari KDRT dan berada di tempat perlindungan. Mereka mengalami dilema dan tekanan setelah anggota Taliban memberikan tekanan dengan membuat para wanita untuk kembali ke rumahnya yang 'kejam' atau berada dibawah pengawasan Taliban.

Foto: Mail & Guardian


Sebagian besar perempuan Afghanistan memilih untuk kembali ke rumahnya dan dilaporkan setidaknya satu wanita terbunuh, kemungkinan ada anggota keluarganya yang marah setelah wanita itu kembali ke rumah. Seperti yang dilansir AP, salah satu korban yang menyebut dirinya Salima memilih untuk berada dibawah pengawasan anggota Taliban daripada pulang ke rumahnya sendiri. Salima mengaku ditempatkan disebuah penjara wanita dan ia merasa aman sejauh ini. Seperti yang diketahui, para perempuan disana diwajiban untuk bertanggung jawab atas kehormatan keluarganya, mereka bisa dibunuh hanya karena menikahi pria pilihan mereka sendiri. Melarikan diri dari suami yang melakukan KDRT bahkan dianggap menyebarkan aib keluarganya.

Getty Images


Kini dilaporkan ada ratusan wanita dipenjara karena dianggap melakukan 'kejahatan moral' karena melarikan diri dari ramah, padahal mereka secara resmi tidak melakukan kejahatan dibawah hukum pidana Afghanistan.

0 comments