Kolaborasi Flash Coffee dan Pos Bloc Ajak Generasi Muda Berani Berekspresi dalam Event Flashplay

VONMAGZ, JAKARTA-Flash Coffee, salah satu jaringan kedai kopi berbasis teknologi yang mengalami pertumbuhan pesat di Indonesia, menggandeng Pos Bloc Jakarta, sebuah ruang kreatif publik, untuk berkolaborasi membuat acara cosplay yang bertajuk FLASHPLAY. Diadakan pada 26 Juni 2022 mulai pukul 12.00 WIB di Great Hall Pos Bloc Jakarta, event ini menampilkan berbagai hiburan acara bagi para penggemar pop-culture.


Untuk komunitas pecinta cosplay, bisa mengikuti gathering & kompetisi cosplay dengan berbagai hadiah menarik. Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati iringan lagu-lagu Jepang favorit diiringi oleh penampilan DJ G-BLACK. Tidak ketinggalan penampilan seru dan enerjik dari Idol Group SHOJO COMPLEX. Puncak acara, para pengunjung diajak menari Bon Odori bersama dipandu oleh Himpunan Mahasiswa Prodi Jepang STBA LIA JAKARTA.



Kolaborasi Flash Coffee dan Pos Bloc Jakarta dapat dilihat sebagai manifestasi dua pihak yang sama-sama percaya bahwa movement adalah kunci penting untuk membuka potensi kreatif generasi muda masa kini. “Kegiatan ini adalah bagian dari kampanye Dare To Express Yourself, di mana Flash Coffee adalah pendukung dan bagian dari movement generasi muda yang berani mengekspresikan apa yang mereka rasakan dan alami dengan cara-cara yang kreatif. Cosplay merupakan kegiatan yang relevan dengan semangat Flash Coffee, di mana teman-teman se-Jabodetabek menggunakan ajang ini sebagai sarana ekspresi diri dengan cara yang sangat kreatif dan berani beda. Pos Bloc Jakarta sebagai sebuah ruang kreasi publik tentunya menjadi mitra yang tepat untuk kegiatan kami,” ujar Grace Surya, Country Head of Marketing Flash Coffee Indonesia.


“Ketika Flash Coffee datang dengan ide untuk membuat acara cosplay dan menjelaskan semangat pergerakannya, kami langsung setuju untuk berkolaborasi. Karena semangat kreatif itu juga ada di DNA Pos Bloc. Ruang ini dihadirkan supaya generasi sekarang bisa mengembangkan ide serta gagasannya. Tujuan kami sebagai ruang publik adalah menyebarkan semangat penciptaan seluas-luasnya, menjangkau seluruh Indonesia,” kata Amry Sanjaya, Head of Program & Marketing Pos Bloc Jakarta.


Cosplay yang berawal di Amerika pada tahun 1960-an terdiri dari dua kata costume dan play, yang jika diartikan adalah kegiatan berkostum untuk memerankan karakter tertentu. Pada saat itu penggemar cosplay berdandan ala tokoh-tokoh dari cerita dan film. Cosplay masuk ke Jepang pada tahun 1970-an, dan mulai populer ketika diselenggarakan acara cosplay pertama pada saat konvensi fiksi ilmiah di Ashinoko pada 1978. Sejak saat itu cosplay identik dengan budaya populer Jepang seperti anime dan manga.


0 comments