Kemenag Resmi Kategorikan Rayuan, Lelucon, Menatap atau Siulan Sebagai Bentuk Kekerasan Seksual

VONMAGZ, JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) baru saja membuat kategori terbaru mengenai kekerasan seksual melalui Peraturan Menteri Agama (PMA) tentang Penanganan dan Pencegahan Kekerasan Seksual di Satuan Pendidikan yang diperluas dari verbal hingga virtual.


Photo Courtesy of Shutterstock


Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, telah meresmikan PMA No 73 tahun 2022 pada Rabu (5/10) yang kemudian dijadikan undang-undang pada satu hari setelah peresmiannya. Pada peraturan terbaru, tindakan yang termasuk kategori pelecehan seksual meliputi bersiul, merayu, hingga menatap bernuansa seksual kepada korban.


Juru bicara Kemenag, Anna Hasbie menyebutkan dalam laman Kemenag, "Menyampaikan ucapan yang memuat rayuan, lelucon, atau siulan yang bernuansa seksual pada korban juga termasuk bentuk kekerasan seksual," dilansir dari Kompas.com, Minggu (16/10). PMA ini, kata Anna, mengatur bentuk kekerasan seksual mencakup perbuatan yang dilakukan secara verbal, nonfisik, fisik, dan/atau melalui teknologi informasi dan komunikasi.

0 comments