Jokowi Minta Hasil Autopsi Ulang Brigadir J Dibuka ke Publik

VONMAGZ, JAKARTA- Mahfud MD selaku Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Indonesia mengatakan bahwa Presiden RI Jokowi meminta agar hasil autopsi ulang jenazah Brigadir J dibuka ke publik atas insiden baku tembak antar polisi di rumah Kadic Propam Polri (non aktif) Irjen Ferdy.

Photo Courtesy of Sekretariat Presiden


"Saya kan sudah sampaikan, usut tuntas, buka apa adanya, jangan ada yang ditutup-tutupi, transparan. Itu penting agar masyarakat tidak ada keraguan terhadap peristiwa yang ada. Ini yang harus dijaga, kepercayaan publik terhadap Polri harus dijaga" kata Jokowi lewat akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (21 Juli).


"Ikuti lah arahan Kapolri, yang itu bersumber dari presiden, kemudian saya menjadi pengawal dari seluruh instruksi Presiden itu, boleh dibuka ke publik dan justru itu perlu. Dan memang ada ya yang seakan akan ingin mengacaukan tidak boleh dibuka ke publik. Kecuali atas perintah hakim, ya untuk keperluan persidangan" kata Mahfud MD, seperti yang dilansir oleh Kumparan.com.


Sementara penyelidikan atas kasus tewasnya Brigadir J ditemukan beberapa perkembangan salah satunya bukti petunjuk CCTV. Selain CCTV, Polri juga melakukan autopsi ulang yang melibatkan Persatuan Kedokteran Forensik Indonesia, Komisi Kepolisian Nasional dan Komnas HAM. Hal tersebut dilakukan adalah untuk menjamin bahwa proses autopsi ulang bisa mendapatkan hasil yang sesuai dengan kebenaran.

0 comments