Jakarta tidak Masuk Sebagai Penyelenggara Formula E 2022, DPR Minta Anies Kembalikan Dana 1 Triliun

VONMAGZ, JAKARTA- Federasi Otomotif Internasional (FIA) sebagai penyelenggara Formula E resmi mengumumkan jadwal sementara musim balap 2022. Dalam jadwal tersebut, tidak ada nama DKI Jakarta sebagai salah satu kota yang menyelenggarakan balap mobil tersebut. Akibatnya, mulai bermunculan suara dari anggota legislatif DKI Jakarta agar Pemprov DKI menarik kembali uang yang sudah dikeluarkan untuk acara balap yang tidak jelas kapan akan diselenggarakan.

Dok: Antara Foto


Zita Anjani selaku Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta memerintahkan Anies untuk segera merespons pertanyaan publik. "Yang paling tau nominal dan status keuangannya seperti apa tentu gubernur, termasuk dengan kabar uang Formula E yang menganggur. Saya terus mendorong gubernur agar segera menjawab keresahan masyarakat" ujarnya.


Anggara Wicitra dari anggota Fraksi PSI DPRD DKI juga menyatakan hal yang sama. "Jangan bilang Jakarta tidak punya dana untuk pandemi Covid-19 kalau belum mau memperjuangkan pengembalian dana Rp1 triliun di formula E. Gubernur Anies jangan membodohi rakyat terus menerus. Ini sudah 3 tahun terus saja ditunda. Sebaiknya lupakan saja ambisi menyelenggarakan Formula E dan tarik kembali uang rakyat. Jangan lagi banyak beralasan dan retorika kosong" tambah Anggara.

Dok: Okezone


Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DKI Jakarta dilaporkan mencatat bahwa Anies Baswedan telah menggelontorkan dana GBP 53 juta (British Pound) atau setara dengan Rp983,31 miliar kepada Formula E Operations yang merupakan promotor, pemegang lisensi yang menyelenggarakan formula E yang ditunjuk PT Jakarta Propetino selaku pelaksana. "Dengan pendanaan kegiatan Formula E musim 2019/2020 yang seluruhnya masih dibiayai oleh APBD Pemprov DKI Jakarta, baik melalui anggaran Dispora maupun melalui PMD kepada PT Jakpro, maka beban pembiayaan kegiatan Formula E tersebut masih sangat bergantung pada dana APBD Provinsi DKI Jakarta" tulis BPK dalam laporannya.

0 comments