Influencer Dibayar 30 Juta Untuk Mengkritik Vaksin Pfizer

VONMAGZ, Jakarta- Sebuah agen hubungan masyarakat di London bernama Fazze dilaporkan telah membayar influencer di Prancis dan Jerman untuk mengkritik vaksin Pfizer/BionTech Covid-19. Beberapa orang menemukan bahwa agensi tersebut memiliki hubungan dengan Rusia. "Luar biasa. Alamat agensi London yang menghubungi saya palsu, semua karyawannya memiliki profil LinkedIn yang aneh dan telah hilang. Semua karyawannya pernah bekerja di Rusia sebelumnya" kata seorang YouTuber kesehatan dan sains, Prancis bernama Leo Grasset.

Dok : Politico


Seorang kritikus dan komentator di bidang kesehatan Jerman juga membagikan ceritanya dimana agensi Fazze menawarkan apakah ia tertarik dengan kampanye informasi yang mengatakan kantornya berada di London namun CEO berada di Moskow. Seluruh cerita tersebut akhirnya memancing lebih banyak influencer media sosial yang berbagi pengalaman yang sama. Beberapa dari mereka mengungkapkan ditawari sekitar $2.446 atau sekitar 30 juta rupiah hanya untuk mengkritik vaksin Pfizer. Ketika tuduhan tuduhan muncul dan viral di media sosial, karyawan Fazze menghapus profil LinkedIn mereka.


Menurut YouTuber Grasset, anggota Fazze meminta influencer untuk menjelaskan bahwa tingkat kematian yang menggunakan Pfizer hampir tiga kali lebih tinggi daripada yang divaksinasi oleh AstraZeneca.

0 comments