Industri Fashion Beralih Promosikan Produk Lewat Game

Updated: Jun 11

VONMAGZ, Jakarta- Industri fashion kini lebih berani untuk bereksperimen dengan mempromosikan produk lewat game. Seperti Balenciaga Afterworld: The Age of Tomorrow yang dirilis untuk memamerkan koleksi musim gugur 2021 dan mendapatkan banyak pujian di industri fashion. Menurut angka dan laporan aplikasi belanja Lyst, 48 jam setelah perilisan game Balenciaga, produk yang dijual naik hingga 41 persen dan menduduki peringkat kedua dari peringkat tiga pada kuartal sebelumnya.

Getty

"Gamifikasi akan mempengaruhi banyak hal, tetapi ada aplikasi yang jelas untuk fashion. Fashion dimaksudkan untuk menjadi arena bermain dimana anda harus dapat mengekspresikan diri dan bereksperimen" kata pemimpin konten dan strategi di Fabricant, Michaela Larosse. Menurutnya, game tidak hanya memberi brand kesempatan untuk saling bekerja sama, namun memungkinkan mereka untuk mempertahankan pesan yang ingin disampaikan ke konsumen, ikonografi, dan integritas mereka. Industri gaming dan fashion keduanya bertujuan untuk memberikan para penggemar sebuah dunia yang jauh lebih besar dan menarik dari kehidupan nyata.


Contoh lain ketika video game Drest bekerja sama dengan Warner Bros. pada film Wonder Woman 1984, lengkap dengan pemain yang menggunakan kostum yang dapat dirancang, separuh dari pemain game berencana untuk menonton film setelah kampanye.

0 comments