Ikatan Pilot Indonesia Minta Kebijakan Tes PCR Dicabut

VONMAGZ, JAKARTA- Ikatan Pilot Indonesia meminta pemerintah untuk mencabut syarat naik pesawat yang wajib tes PCR diubah menjadi tes rapid antigen. "Sejalan dengan usaha pencegahan penyebaran Covid-19 di Indonesia, kami mengharapkan adanya kebijakan yang lebih meringankan persyaratan penumpang pesawat dengan menjadikan tes antigen sebagai syarat untuk melakukan perjalanan" kata Iwan Setyawan selaku ketua Ikatan Pilot Indonesia saat konferensi pers, Selasa (26 Oktober).

Foto: Investor Daily


Iwan menjelaskan bahwa pesawat komersial dilengkapi HEPA yang diperuntukkan sebagai filter terhadap virus, selain itu test antigen dinilai memiliki akurasi yang baik. "WHO, IATA, ICAO menyatakan bahwa tes antigen memiliki akurasi yang baik, lebih murah, dan cepat memberikan hasil, sehingga direkomendasikan untuk digunakan sebagai alat tes" tambah Iwan.


Asosiasi Pilot Garuda juga menyatakan hal yang semua, menurut mereka kebijakan tes PCR tersebut akan berdampak besar ke sektor pariwisata. "Tentang petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dalam negeri dengan transportasi udara pada masa pandemi Covid-19 terutama point 5.a.1.d.1 yang mengatur tentang penumpang pesawat yang melakukan perjalanan dari dan ke pulau Jawa dan Bali wajib menunjukkan hasil tes negatif Covid-19 degan metode RT-PCR dalam kurun waktu 2x24 jam, kami dari Asosiasi Pilot Garuda menyatakan keberatan dengan SE tersebut" kata APG dalam keterangan resmi, Senin (25 Oktober).

0 comments