H&M Diinvestigasi Setelah Dilaporkan Oleh Media Swedia Melakukan Diskriminasi Rasial

VONMAGZ, JAKARTA- Perusahaan fashion raksasa H&M kini sedang diinvestigasi setelah adanya laporan media yang menuduh karyawan di store Swedia melakukan diskriminasi rasial. Media harian Swedia Aftonbladet menunjukkan rekaman yang memperlihatkan karyawan H&M mendiskriminasi pelanggan atas dasar ras. Ombudsman Kesetaraan Swedia, sebuah lembaga pemerintah yang bertujuan untuk memerangi diskriminasi atas dasar jenis kelamin, identitas, atau ekspresi transgender, etnis, agama, kecacatan, orientasi seksual dan usia, telah memberikan informasi bahwa mereka kini tengah menyelidiki masalah tersebut.


Getty Images


Media tersebut memberikan rekaman kamera tersembunyi untuk menunjukkan bahwa ada pelanggan yang mencoba mengembalikan produk ke H&M diperlakukan berbeda yang bergantung pada etnis mereka. Aftonbladet kini tengah berbicara dengan selusin mantan dan karyawan H&M yang mengonfirmasi kejadian dimana pelanggan etnis mengalami masalah ketika mencoba menukar barang. Salah satu karyawan mengklaim ada budaya rasisme di dalam store Swedia.


Merespons hal tersebut, H&M langsung meluncurkan penyelidikan. Awal tahun depan, H&M menangguhkan beberapa karyawan yang menggunakan penghinaan rasial untuk mendeskripsikan salah satu produknya. Sebelumnya pada tahun 2018, H&M sempat meminta maaf setelah merilis iklan yang menampilkan seorang anak kulit hitan yang menggunakan hoodie berwarna hijau dengan logo 'monyet paling keren di hutan'. "Tentu semua pelanggan akan diperlakukan sama dan kami akan menanggapi tuduhan ini dengan sangat serius" bunyi pernyataan H&M.

0 comments