Gojek dan Grab Dikabarkan Akan Bergabung

Updated: Dec 7, 2020

VONMAGZ, JAKARTA- Dua perusahaan layanan transportasi online terbesar di Asia Tenggara Gojek dan Grab dikabarkan telah melakukan pembicaraan untuk penggabungan usaha atas arahan SoftBank selaku pemegang saham. Disebutkan bahwa dua perwakilan perusahaan telah rutin bertemu selama 2 bulan terakhir untuk membicarakan merger. Andre Soelistyo selaku CEO Gojek dan Ming Maa selaku Presiden Grab disebut telah menggelar pertemuan pada Februari lalu. Merespons informasi tersebut, juru bicara Grab hingga kini belum ingin memberikan komentar perihal spekulasi tersebut.

Getty


Seperti yang dilansir oleh Financial Times, rencana penggabungan tersebut dilakukan karena kedua perusahaan mengalami kerugian besar yaitu penurunan pendapatan akibat pandemi Covid-19. Menurut seorang pialang pasar sekunder, saham Grab telah dijual dengan diskon sebesar 25%. Valuasi Grab ditaksir US$14 miliar sedangkan Gojek US$10 miliar.


Masayoshi Son selaku pemimpin SoftBank percaya bawah bisnis ride hailing akan menjadi industri monopoli dimana mereka yang paling banyak uang akan menguasai pasar.Grab mengatakan kepada investornya bahwa Gojek minta porsi saham 50 persen jika merger terwujud. Sementara Gran ingin menguasai saham lebih besar. Namun untuk Gojek yang memilki investor Facebook, PayPal, Tencent dan baru baru ini Telkomsel terbukti hingga kini mampu dan tangguh berdiri di Indonesia.

0 comments
  • Instagram