top of page

Flash Coffee dan CleanHub Bersatu Kurangi Sampah Plastik di Perairan Indonesia

VONMAGZ, Jakarta- Flash Coffee, gerai kopi yang namanya sedang tumbuh pesat di

Jakarta, bermitra dengan startup pengelolaan limbah sampah CleanHub. Startup asal Jerman memiliki teknologi khusus untuk memantau, mendata dan memverifikasi volume sampah plastik yang berhasil dikumpulkan oleh mitra pengepul sampah plastik di beberapa negara Asia, termasuk Indonesia. Melalui kemitraan ini, dengan setiap pembelian produk Flash Coffee lewat aplikasi, Anda bisa menyumbang Rp 1,800 yang sepenuhnya akan disumbangkan ke mitra pengepulan limbah plastik di jejaring CleanHub. Saat check-out Anda akan diberi notifikasi tentang jumlah limbah plastik yang telah berhasil dikumpulkan lewat kolaborasi ini.


Sebagai perusahaan muda yang peduli lingkungan, kami berkomitmen mengumpulkan 80,000 kilogram sampah plastik dengan bantuan CleanHub. Target volume limbah plastik ini bertujuan ‘menetralisir’ dampak plastik dari operasional kami di masa lalu, sekarang dan mendatang. Dengan bantuan CleanHub, tiap kali Anda memesan produk Flash Coffee, kami harap limbah plastik yang sepadan akan dikumpulkan sebelum sampah tersebut mengotori air laut.


“Kemitraan kami dengan CleanHub baru langkah awal dari dari perjalanan Flash Coffee untuk menjadi perusahaan yang berkelanjutan. Kami senang sekali bisa mengajak konsumen Flash Coffee untuk ikut berperan dalam upaya pengumpulan limbah plastik ini, karena dengan sumbangan kecil ini Anda berkontribusi terhadap gerakan membersihkan sampah dari laut. Seiring dengan itu, kami terus mengulas operasional Flash Coffee dari hulu ke hilir untuk memastikan proses produksi kami tetap ramah lingkungan dan meninggalkan dampak seminim mungkin,” ujar David Brunier, CEO dan founder Flash Coffee.


“Secara global, CleanHub telah berhasil mengumpulkan lebih dari satu juta kilogram sampah plastik dan kami telah menghubungkan lebih dari seratus mitra swasta ke bank-bank sampah di Asia. Bersama CleanHub, brand-brand swasta tidak hanya membuat komitmen terhadap lingkungan, tetapi juga memberi dampak sosial yang besar. Berkat Flash Coffee, kami berhasil membangun sistem pengumpulan limbah plastik yang tidak hanya sekedar mencegah pembuangan sampah ke laut, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi ratusan warga lokal,” ujar Joel Tasche, CEO dan founder CleanHub.


Salah satu mitra CleanHub yang turut berperan dalam kolaborasi ini adalah GOT BAG, yang memusatkan kegiatannya di Demak, Jawa Tengah. GOT BAG adalah startup asal Jerman yang menggunakan limbah plastik yang telah didaur ulang untuk membuat tas ransel, tas selempang, dompet dan berbagai aksesoris fashion lainnya. Sejak Oktober 2019, GOT BAG bekerja sama dengan sekitar dua ribu nelayan untuk membersihkan pantai utara Pulau Jawa dari limbah plastik. Pengumpulan dan pengolahan sampah plastik ini menjadi penghasilan tambahan bagi para nelayan.



Hadir sejak tahun 2020, Flash Coffee kini telah memiliki lebih dari 80 gerai tersebar di seluruh area Jabodetabek. Berbeda dengan kedai kopi grab and go lainnya, Flash Coffee menawarkan pengalaman menikmati kopi berkualitas premium dengan harga terjangkau. Selain di Indonesia, Flash Coffee saat ini beroperasi di Thailand, Singapore, Taiwan, Jepang, Korea Selatan dan Hong Kong. Flash Coffee dimodali oleh Rocket Internet, Delivery Hero, White Star Capital, CX Ventures, Global Founders Capital dan Conny &

Co, dan saat ini dalam proses menggalang dana Seri B.

0 comments
bottom of page