Facebook Hapus Iklan Kampanye Trump Gunakan Simbol Nazi dan Petisi ANTIFA Organisasi Teroris

JAKARTA- Facebook menyatakan bahwa mereka telah menghapus posting iklan kampanye presiden Amerika Serikat Donald Trump karena dirasa telah melanggar kebijakan yaitu ujaran kebencian yang terencana. Iklan tersebut menunjukkan bentuk segitiga terbalik bewarna merah dengan caption berisi permintaan untuk para pengguna Facebook menandatangani petisi melawan anti fasis atau ANTIFA dan menyatakan ANTIFA adalah organisasi teroris.

Penghapusan dan penurunan postingan tersebut awalnya dikarenakan adanya tekanan dari para pemimpin hak hak sipil, politisi demokrat, dan juga karyawan perusahaan Facebook sendiri untuk mengambil sikap pada ujaran kebencian di platform tersebut.


"Menggunakan simbol tersebut untuk menyerang lawan politik sangat ofensif, kampanye Presiden perlu mempelajari sejarahnya, karena ketidaktauan bukan alasan untuk menggunakan simbol yang berhubungan dengan Nazi" ungkap Jonathan Greenblatt CEO anti pencemaran nama baik.


Direktur Komunikasi Donald Trump, Tim Murtaugh mengatakan bahwa postingan iklan dengan simbol Nazi itu adalah simbol yang digunakan oleh ANTIFA. Menurutnya simbol tersebut tidak termasuk dalam basis data simbol kebencian. Trump yang telah menargetkan ANTIFA yang berarti anti fasis itu menuduh tanpa bukti bahwa mereka adalah kelompok kebencian yang memicu kekerasan selama situasi Black Lives Matter yang tengah terjadi setelah kasus pembunuhan George Floyd.

0 comments
  • Instagram