Dua Perempuan Mendapatkan Teror Chat WA Diminta Foto Payudara dan Kelamin Setelah Vaksinasi

Updated: Jul 6

VONMAGZ, JAKARTA- Dua peserta vaksinasi Covid-19 dilaporkan mendapatkan pesan dari pihak yang mengaku sebagai petugas puskesmas di Boyolali, Jawa Tengah lewat WhatsApp. Dua perempuan tersebut ditelepon dan dikirimi pesan oleh oknum yang meminta dikirimkan foto payudara dan alat kelaminnya. Awalnya keduanya telah divaksin covid pada 26 Juni 2021 yang lalu di Puskesmas Teras. Setelah selesai divaksin, mereka mendapatkan telepon yang mengatasnamakan petugas dari Puskesmas Teras. Pelaku berdalih bahwa foto pemeriksaan visual dilakukan karena tidak bisa tatap muka akibat kasus Covid-19 yang melonjak, sehingga foto itu pun diminta dikirim melalui WhatsApp.


Berikut isi WA yang ditujukan kepada korban: "Pengambilan foto untuk pemeriksaan gejala dengan tata cara sebagai berikut. Pertama, foto dada bagian depan tanpa tertutup pakaian dan bra, ambil dengan batas 5 cm di bawah payudara. Untuk atas sampai hidung atau bisa juga utuh sampai kepala. Ini sekalian untuk melihat simetrisnya letak payudara dan kiri. Setelah itu, foto dari samping kanan dan kiri seperti contoh gambar di atas."

Getty

"Saat ini sedang kami lacak pelaku yang mengaku pegawai Puskesmas Teras itu Pelaku seakan akan dari Puskesmas dan menghubungi korban untuk cek fisik terkait pelayanan pasca vaksinasi. Tapi pada intinya korban itu justru difoto bagian tubuh intimnya" kata AKP Agus Marjoko selaku Kapolsek Teras pada Senin (5/7). Agus menambahkan bahwa korban kasus tersebut bukan hanya satu orang saja. Sejauh ini telah ada dua orang yang melaporkan kasus yang sama. Hingga kini polisi masih memburu sang pelaku.


Kedua korban mengingatkan kepada seluruh perempuan untuk lebih berhati hati menerima teror chat dari oknum yang tidak jelas. "Setelah beberapa hari kami dipantau, salah satu dari kami di WA, diminta mengirimkan foto menjurus ke hal hal negatif mengenai privasi tubuh kami. Mohon infokan ke followersnya terutama perempuan agar lebih hati hati untuk menerima chat dari siapapun" kata perempuan tersebut.

0 comments