DPR Mengatakan Ada Oknum Bappebti yang Terima Fee Per Bulan Dari Robot Trading

Updated: Jun 9

VONMAGZ, JAKARTA- Mufti Anam selaku anggota DPR RI Komisi Vi mengungkapkan bahwa ada beberapa orang di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi atau Bappebti menerima fee tiap bulan dengan nominal yang cukup besar dari salah satu robot trading. Hal tersebut dilakukan bersamaan dengan kasus penipuan investasi bodong seperti Binomo dan aplikasi-aplikasi lainnya.

Photo Courtesy of Berita Satu


"Ketika saya ketemuan dengan salah satu hukum robot trading ini, mereka cerita setor tiap bulan dan itu tidak kecil fee yang disetor (ke Bappebti). Saya dapat data, bukan orang biasa, Insya Allah validasinya bisa dipertanggungjawabkan. Bahwa Kepala Bappebti yang lama ikut juga bermain robot trading ini. Saya juga berharap kalau bisa duit mereka balik. Memang nasi sudah menjadi bubur. Saya lihat dana DNA Pro itu masih ada beberapa. Minimal, duit mereka yang masih belum pernah menikmati keuntungan, itu diprioritaskan" kata Mufti Anam saat rapat kerja antar Komisi VI DPR RI dengan Kemendag, Selasa (7 Juni).


"Saya akan berkonsultasi dengan kepolisian bagaimana proses hukumnya. Karena ini adalah sistem ponzi, dimana begitu dibayarkan, uang itu akan habis dalam sistem. Kalau pun ada dana tersisa, saya akan koordinasikan bagaimana hukumnya. Saya akan coba bagaimana mengembalikan ke orang-orang yang dirugikan. Karena itu uang mereka, semestinya dikembalikan ke korban" tambah Mufti.


Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi VI dari fraksi PDIP, Aria Bima juga sudah mengusulkan agar Bappebti dibebukan sementara agar Kemendag bisa melakukan audit kinerja secara menyeluruh. "Saya mengusulkan bagaimana kita akan meminta kepada Menteri Perdagangan untuk membekukan sementara Bappebti agar dapat melakukan audit kinerja menyeluruh terhadap sistemnya, regulasinya dan mungkin juga sumber daya manusianya" kata Aria Bima saat Rapat Dengar Pendapat bersama Bappebti Rabu (25 Mei).

0 comments