DPR Diduga Bohong Tentang Kuota Haji, Arab Saudi Bantah dan Kirim Surat ke Puan

Updated: Jun 6

VONMAGZ, Jakarta- Kedutaan Besar Arab Saudi mengirim surat klarifikasi kepada Ketua DPR RI Puan Maharani setelah pernyataan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily yang menyebut bahwa Indonesia tidak mendapatkan kuota haji 2021.Kedutaan Besar Arab Saudi membantah dan tidak membenarkan pernyataan tersebut.


Sementara Ace Hasan Syadzily menilai bahwa Arab Saudi salah memahami pernyataannya. "Salah memahami pernyataan saya itu. Jadi soal kuota, sampai sejauh ini belum ada informasi yang resmi disampaikan pemerintah Arab Saudi. Saya meminta kepada Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Essam Bin Ahmed Abid Altaqafi untuk tidak merespons secara berlebihan terkait polemik ini" kata Ace.


Berikut isi lengkap surat resmi yang dikirimkan oleh Duta Besar Arab Saudi kepada Ketua DPR RI Puan Maharani :


Yang Mulia

HE/Dr (H.C.) Puan Maharani, S.I.Kom.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)-RI


Assalamu'alaikum Wr. Wb


Bersama ini saya ingin memberitahukan kepada Yang Mulia bahwa merujuk pada pemberitaan yang beredar yang telah disampaikan oleh sejumlah media massa serta media sosial di Republik Indonesia yang menukil pernyataan Dr.Ir Sufmi Dasco Ahmad Wakil Ketua DPR RI yang menyatakan telah memperoleh informasi bahwa Indonesia tidak memperoleh kuota haji pada tahun ini, juga pernyataan DR.TB Ace Hasan Syadzily Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI yang menyebutkan adanya (11) negara yang telah memperoleh kuota haji dari Kerajaan Arab Saudi pada tahun ini dan Indonesia tidak termasuk dari negara-negara tersebut.


Dalam kaitan ini, saya ingin memberitahukan kepada Yang Mulia bahwa berita-berita tersebut tidaklah benar dan hal itu tidaklah dikeluarkan oleh otoritas resmi Kerajaan Arab Saudi, di samping itu otoritas yang berkompeten di Kerajaan Arab Saudi hingga saat ini belum mengeluarkan instruksi apapun berkaitan dengan pelaksanaan haji tahun ini, baik bagi para jemaah haji Indonesia atau bagi para jemaah haji lainnya dari seluruh negara di dunia.


Sehubungan dengan hal itu, merupakan sebuah kesempatan bagi saya untuk menjelaskan kepada Yang Mulia dan anggota-anggota dewan yang terhormat tentang fakta-fakta yang sebenarnya, seraya saya berharap agar kiranya dapat melakukan komunikasi terlebih dahulu dengan pihak Kedutaan atau otoritas resmi lainnya, baik di Kerajaan Arab Saudi atau di Indonesia, guna memperoleh informasi dari sumber-sumber yang benar yang dapat dipercaya. Saya berharap semoga Yang Mulia senantiasa dapat impahan Taufik dan kesuksesan dan kepada para anggota dewan yang terhormat saya sampaikan salam hormat dan penghargaan yang setinggi-tingginya.


Terimalah salah hormat dari saya,


Essam Bin Ahmed Abid Althaqafi

Duta Besar Pelayan Dua Kota Suci

untuk Republik Indonesia

0 comments