Dianggap Propaganda, Minneapolis Sewa Influencer Selama Proses Sidang Derek Chauvin

VONMAGZ, Jakarta- Staf Kota Minneapolis dilaporkan mengetahui adanya program kota untuk mempekerjakan 'tokoh media sosial' untuk membantu menyebarkan informasi selama proses persidangan Derek Chauvin, tersangka kasus pembunuhan George Floyd. Salah satu pegawai kota khawatir bahwa penggunaan influencer dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan propaganda. '"Influencer mungkin bukan cara terbaik untuk merujuk mereka. Semacam propaganda" tulis seorang pegawai pemerintah Minneapolis yang diperoleh dari Motherboard pada Februari lalu.

Dok : Daily Mail


Minneapolis sendiri dilaporkan telah menghabiskan dana hingga $12.000 untuk mempekerjakan enam influencer dengan ras dan etnis yang berbeda untuk menyebarkan informasi. Tujuannya adalah untuk memberikan verifikasi pesan yang akurat secara keseluruhan, menghilangkan berita hoax, memberikan rincian persidangan dari tanggal, waktu, lokasi, memberikan rincian seputar penegakan hukum, keselamatan publik, cara menghadapi rasisme yang masih ada dan cara bekerja sama melalui media sosial. "Tujuan kota adalah untuk menginformasikan tetapi bukankah kita juga mencoba untuk menyiapkan informasi dua arah sehingga masyarakat dapat saling berbagi kebutuhan dan saling menanggapi?" kata salah satu pegawai draf dokumen.


0 comments
  • Instagram