Data Kartu SIM Indonesia Diduga Bocor dan DIjual 744 Juta, Kominfo Segera Lakukan Audit

VONMAGZ, JAKARTA - Kebocoran data diduga lembaga pemerintahan Indonesia sejumlah 1,3 miliar data kartu SIM yang diduga milik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dikabarkan bocor. Bjorka memiliki data inti dan menjualnya dengan harga 50.000 dollar AS (setara Rp 744 juta) untuk ukuran 18 GB (Compressed) atau 87 GB (Uncompressed).

Photo Courtesy of iStock


Hal ini bersumber dari tangkapan layar milik akun Bjorka di forum breached.to. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kemudan bergegas melakukan audit untuk memastikan kebenaran dugaan kebocoran data tersebut.


Dilansir dari Antara, Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, memberikan keterangan pada Kamis (1/9), “Atas mandat peraturan dan perundangan Direktorat Jenderal dan Dirjen Aptika harus melakukan audit dan periset data itu sebenarnya apa statusnya. Tindak lanjutnya nanti akan kami periksa dulu. Ya, ada aturannya. Ikuti aturannya, jangan keluar dari aturannya,”

0 comments