Ciptakan Fitur Deteksi Wajah Warga Minoritas Muslim Uighur, Alibaba Dikecam

Updated: Dec 19, 2020

VONMAGZ, JAKARTA- Perusahaan riset pengawasan yang berbasis di Amerika Serikat IPVM membongkar perusahaan Alibaba yang dituduh telah membuat teknologi untuk mendeteksi wajah manusia berdasarkan etnis, salah satunya warga minoritas Muslim Uighur. Menurut IPVM, Alibaba memiliki perangkat lunak yang mampu mengidentifikasi warga Uighur yang muncul di layanan moderasi konten Cloud Shield Alibaba pada situs web. Alibaba menggambarkan Cloud Shield sebagai sistem yang mendeteksi dan mengenali teks, gambar, suara, video yang berisi pornografi, terorisme, iklan, kekerasan, politik, spam, serta memberikan verifikasi, penandaan, konfigurasi khusus, dan kemampuan lainnya. Teknologi tersebut dapat melakukan tugas tugas seperti 'deteksi senyuman', 'pemeriksaan kacamata dan jaket', dan deteksi khusus 'apakah si pengguna tersebut Uighur?'.

Getty Images


Mendapat kecaman atas teknologi tersebut, Alibaba berdalih dengan alasan bahwa fiturnya hanya digunakan untuk pengujian kemampuan dan tidak digunakan untuk pelanggan mana pun, mereka juga mengatakan telah menghilangkan label deteksi etnis apapun. "Kami tidak dan tidak akan mengizinkan teknologi kami digunakan untuk menargetkan atau mengidentifikasi kelompok etnis tertentu" kata Alibaba. Masalah minoritas Muslim Uighur sendiri muncul sebagai ancaman yang mengkhawatirkan bagi perusahaan China karena kritik global tumbuh atas kebijakan Beijing di wilayah barat laut Xinjiang atas pelanggaran hak asasi sebanayak satu juta warga Uighur dan sebagai besar minoritas muslim lainnya ditahan di kamp kamp interniran disana. Beijing menyangkal adannya kamp kamp tersebut dengan menyebutnya sebagai pusat pelatihan yang bertujuan untuk ekstremisme agama.

Images : International.indonews


Muslim Uighur di China dan Muslim keturunan Turki selama beberapa dekade dilecehkan oleh kendali China hingga kerja paksa dan kekerasan yang menyebabkan kematian. Pengawasan di Xinjiang kini meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir, ditambah dengan pengenalan wajah dan teknologi lain yang mulai diterapkan di seluruh provinsi.

0 comments
  • Instagram