Cacat Server Microsoft, Acer Menjadi Korban Serangan Ransomware Dengan Tebusan 715 Miliar

VONMAGZ, Jakarta- Acer dilaporkan telah menjadi korban serangan ransomware besar besaran. Menurut laporan, produsen komputer Taiwan telah menjadi korban terbaru dari grup ransomware REvil, yang bertanggung jawab atas serangan $6 juta USD di Travelex tahun lalu. Serangan yang terjadi saat ini memanfaatkan kelemahan zero-day pada server Microsoft Exchange yang masih diperbaiki oleh perusahaan di bulan ini.

Dok : Bostom Globe/Getty Images


REvil kini meminta tebusan hingga 715 miliar dari Acer setelah melanggar langkah langkah keamanan sibernya melalui portal dark web, dan saat itu juga memposting bukti peretasan online. Dalam percakapan yang dilaporkan antara grup hacker dan perwakilan perusahaan teknologi, REvil telah meminta pembayaran untuk segera dilakukan selambat lambatnya hingga 28 Maret dan menawarkan potongan 20 persen jika pembayaran dilakukan lebih cepat dari batas waktu yang diberikan. Pihak Acer sendiri hingga kini belum memberikan komentar apapun mengenai kasus tersebut dan belum mengakui secara terbuka telah menjadi korban serangan ransomware.

0 comments
  • Instagram