Beberapa Brand Tidak Menyadari Menggunakan Logo dan Maskot yang Sangat Rasis

JAKARTA- Quaker Oats mengumumkan sebuah pernyataan yang mengejutkan bahwa perusahaan mereka akan mengganti merek sirup Aunt Jemima dan mengakui bahwa asal usul Aunt Jemima didasarkan pada stereotip ras. Aunt Jemima sendiri digambarkan sebagai peran "mammy" yang dimana budak perempuan yang tersenyum dan bahagia untuk keluarga kulit putih.

Gambar : Daily Mail


Sebuah perusahaan beras dan biji bijian 'Uncle Ben' memutuskan memberi nama merk dan logonya pada tahun 1946. Dari sejarah yang ditulis di web resmi Uncle Ben, nama tersebut adalah nama seorang petani kulit hitam dan digambarkan dengan koki dan pelayan kulit hitam Chicago bernama Frank Brown. Orang kulit putih Selatan menggunakan panggilan 'Paman' dan 'Bibi' sebagai bentuk kehormatan kepada orang kulit hitam yang lebih tua karena tidak ingin menggunakan 'Tuan' atau 'Nyonya.

Gambar : organic shop


Brand ketiga, perusahaan sirup Mrs.Butterworth yang diartikan dari kepribadian Mrs.Butterworth pada tahun 1960 silam. Bentuk dari botol sirup tersebut telah menjadi perdebatan karena menghubungkan Mrs.Butterworth yang dimana perempuan kulit hitam tunduk kepada orang kulit putih.

Gambar : Movieweb


Di tahun 2014, kantor hak paten dan perdagangan Amerika Serikat membatalkan enam brand milik Washington Redskins termasuk juga logo team tersebut setelah diketahui itu merememahkan penduduk asli Amerika dengan sebutan "kulit merah" yang merupakan istilah slang rasis. Team tersebut pun mengubah namanya menjadi Redskins pada tahun 1933.

Gambar : Fortune

0 comments
  • Instagram