Bantah Lakukan Pelecehan Seksual, Walikota Jepang Pecat Anggota Dewan Perempuan Melalui Voting

VONMAGZ, JAKARTA- Seorang walikota di jepang dituduh dan membantah telah melakukan pelecehan sesual dari seorang anggota dewan perempuan. Demi menyelamatkan reputasi kota, sang walikota memaksa untuk memecat anggota dewan perempuan tersebut. Walikota Kusatsu bernama Nobutada Kuroiwa itu mengatakan dalam konferensi pers bahwa Shoko Arai (anggota dewan perempuan) harus dipecat dari jabatannya karena telah salah menuduhnya melakukan pelecehan seksual. Kuroiwa mengatakan tuduhan itu telah membahayakan kota yang bergantung finansial pada pariwisata.

Getty Images


Shoko Arai sendiri merupakan satu satunya perempuan dalam anggota dewan kota Kusatsu. ia mengklaim bahwa Kuroiwa telah memaksanya melakukan hubungan seks dengannya di kantor Kuroiwa pada tahun 2015. Sebulah kemudian, melalui voting, dewan kota memutuskan untuk memutuskan untuk mengeluarkan Arai dengan perbandingan suara 2.542 : 208. Namun keputusan tersebut langsung dibatalkan oleh pemerintah prefektur Gunma. Kuroiwa menyebut tuduhan yang disampai Arai adalah seratus persen bohong dan palsu. "Sama sekali tidak terjadi apa apa" kata Kuroiwa. Kini Kuroiwa tengah berusaha mencari celah untuk menuding balik Arai dengan penyelidikan kriminal dan pencemaran nama baik dalam gugatan perdata. Kasus ini menjadi viral karena Arai dinilai berani bersuara tentang dugaan pelecehan seksual yang dialaminya, yang memang sering terjadi di Jepang. Sangat jarang korban pelecehan dipublikasikan di negeri sakura tersebut.

0 comments