3 Bulan Sekolah Online, Guru-Murid Baru Sadar Beda Sekolah

VONMAGZ, Jakarta- Seorang guru bernama Harianto Andi Ma'tu menceritakan hal unik yang terjadi ketika melakukan proses sekolah online bersama siswanya. Salah satu seorang siswa ternyata nyasar dan beda sekolah. Harianto tidak curiga karena salah satu siswanya memiliki nama yang sama dengan siswa yang nyasar tersebut.


"Setelah hampir 3 bulan baru sadar ternyata kami berbeda sekolah. Pertamanya saya mengirimkan tugas IPA pertama, cek nama, cek alamat, mungkin salah tulis. Saua periksa dan jawabannya benar. Disapa 'Bu' pertama kalinya saya tak masalah, mungkin belum kenal. Padahal di awal saya telah menemui dan memperkenalkan diri ke semua siswa baru" tulis Harianto di akun Facebook miliknya. Setelah tugas pertama, Harianto memberikan tugas modul ke 2. "Saya perisak jawabannya. Saya sarankan untuk menuliskan nilai hasil pengukuran yang dilakukan dengan satuan tidak baku. Tetap saya disapa 'Bu'. Saya sampaikan nama saya Harianto" kata Harianto lagi.

Dok : YLAI


Ketika Harianto menanyakan nama guru kepada murid tersebut, Hari baru menyadari bahwa sang murid berasal dari sekolah yang berbeda. "Astaga, baru sadar Ananda sepertinya bukan siswa dari sekolah kami. Saya kembali periksa foto jawaban modul yang telah dikirimkannya. Pada foto pertama tak ada yang aneh, pada foto modul tugas ke 2 dan 3, saya perhatikan pada catatan lembar tertulis nama dan nomor ponsel berbeda, bukan milik saya. Tertulis nama dan nomor adik kelas, teman, rekan saya di Kabupaten tetangga" tulis Harianto. Pada lembaran siswa yang nyasar tersebut adalah guru yang merupakan rekannya sendiri namun berbeda kabupaten. Sang murid berasal dari Pasangkayu, Sulawesi Barat dan Hari dari Mamuju, Budong-Budong Sulawesi Barat.


Setelah 3 bulan berlalu, Harianto pun telah memberikan konfirmasi kepada sang murid bahwa mereka berbeda sekolah. Meskipun begitu, Harianto masih mengizinkan sang murid untuk tetap mengikuti pelajaran di hari itu.

0 comments
  • Instagram